Cara Mengolah Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan Menggunakan SPSS

Assalamualaikum warrahmatullahiwabarakatuh. 

Ceritanya hari ini ada nih yang minta tolong olahin data penelitiannya menggunakan program spss. Jadi sekalian aja deh diposting artikel tentang cara mengolah data dengan rancangan acak lengkap faktorial (RALF). 

Langsung saja deh kita mulai tutornya. 

1. Langkah pertama yang kita lakukan yaitu menyiapkan bahan-bahanyang akan dieksekusi (Udah kayak mau masak aja ya, hehehehe). Yaitu data yang akan diolah hasil dari penelitian dan program spssnya. 

2. Langsung buka program spssnya. Lihat pada bagian bawah, ada 2 pilihan yaitu “Data View” dan “Variable View”. Kita pilih variable view. Disini penulis akan mencontohkan pengolahan data RAL Faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama terdiri dari 3 unit percobaan dan faktor kedua terdiri dari 5 unit percobaan) 

3. Pada Variable View mulai kita ketik perlakuan pertama, perlakuan kedua, ulangan/kelompok, dan hasil (hasil dari analisis yang didapatkan). Penulisan dibuat secara berurut dari baris pertama ke baris berikutnya. Untuk lebih jelasnya silahkan cek gambar dbawah.


4. Ganti Value pada “Perlakuan Karagenan” seperti gambar dibawah.



5. Ganti Value pada “Perlakuan Polimer” seperti gambar dibawah. 



6. Ganti Value pada “Ulangan” seperti gambar dibawah. 



7. Pengisian pada “Variable View” selesai dan selanjutnya masuk pada “Data View” 

8. Dibagian data view silahkan isi label sesuai “value label” pada “variable view” yang sudah kita biat tadi (misalnya pada perlakuan karagenan 1=K1 dst). Untuk mempermudah pengisian silahkan klik “values label” yang ada pada menu diabagian atas aplikasi. 



9. Usahakan pengisian dibuat secara berurutan seperti yang tertera dibawah ini. 



10. Setelah pengisian data selesai, maka saatnya melakukan pengolahan data. Klik Analyze-General Linear Model-Unvariate. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah ini. 



11. Maka akan muncul tampilan seperti dibawah. 



12. Kebetulan penulis buatnya sekali jalan. Makanya untuk hasil analisisnya ada 4 (Kotak warna hijau). Tapi untuk kerancangan tetep satu-satu kok analisinya. Jadi pilih salah satu hasil analisis yang ingin kita masukkan kerancangan (misalnya Rasio_Swelling). Pilih dan pindahkan hasil analisis (kotak hijau) pada “Dependent Variable” dengan cara mengklik anak panah pada kolom Dependent Variable. Kemudian Persentase Karagenan, Persentase Polimer, dan Ulangan (Kotak Biru) pindahkan pada bagian “Fixed Factor”. Hasilnya seperti gambar dibawah. 



13. Klik “Model” dan akan muncul tampilan baru. Pilih “Custom”. Pindahkan Ulangan, Persentase Karagenan, Persentase Polimer, dan Interaksi antara Persentase karagenan dan polimer (Untuk memindahkan bagian Interaksi antara karagenan dan polimer blog dulu kedua perlakuan tersebut dengan menekan tombol “Shift: pada keyboard. Lalu pindahkan ke kolom sebelahnya dengan mengklik anak panah. Pastikan tipe dari “Build Term(s)’ adalah “Interaction”. Hasilnya seperti gambar dibawah. 



14. Selanjutnya klik Continue. kita akan dipaparkan tampilan sebelumnya. Untuk memunculkan post hoc (uji lanjutnya) klik “Post Hoc”. Pindahkan kedua perlakuan pada kolom disampingnya. Kemudian centang kotak uji lanjutyang digunakan (Umumnya orang menggunakan uji lanjut LSD, Turkey, atau Duncan). Kemudian klik continue. Lebih jelasnya sperti gambar dibawah. 



15. Setelah itu klik OK. Maka akan muncul output seperti dibawah. 






Begitulah kira-kira yang akan muncul. 
Mungkin tidak semua penulis postkan. Langsung aja cek pada lembar kerja teman-teman. 
Semoga bermanfaat. Amiin. 

Assalamualaikum Warrahmatullahiwabarakatuh.

Cara Membuat Daftar Pustaka Otomatis

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh.

Pernah merasa membuat buku? 
Skripsi? 
Laporan? 
Atau Mungkin Karya Tulis Ilmiah? 

Bagi kalian yang pernah atau sedang menjalani kuliah pasti pernah membuat yang sebutkan diatas kan? Atau mungkin saat ini sedang membuatnya. Hahaaha

Sebelumnya penulis udah memaparkan beberapa artikel yang mungkin bisa sedikit membantu teman-teman dalam mengerjakan karya tulis. Mulai dari Pemanfaatan Heading hingga pembuatan Daftar Isi Otomatis.


Nah kali ini penulis akan mencoba berbagi informasi mengenai langkah-langkah simple pembuatan daftar isi otomatis.

Apa sih kelebihannya pembuatan daftar isi otomatis ini?

Bagi teman-teman yang punya pertanyaan seperti itu mungkin ini akan penulis berikan sedikit jawaban versi penulis sendiri.

1. Dari judulnya saja kita bisa mengambil salah satu kelebihan yaitu daftar pustaka yang kita buat nantinya otomatis terbuat.
2. Menghindari kesalahan format penulisan daftar pustaka sesuai dengan sumber bacaan yang kita ambil karena penulisan daftar pustaka umumnya berbeda formatnya jika sumber bahan bacaan yang digunakan berbeda (misalnya buku dan jurnal).
3. Bahan bacaan yang kita jadikan acuan bisa langsung disimpan sumbernya saat mengutip sehingga menghindari kelupaan penulisan.
4. Tidak perlu mencatat sumber yang kita ambil pada kertas buram (Mungkin ini pengalaman penulis dulunya. Hehehehe)

Langsung saja kita ke intinya.
Untuk membuat daftar pustaka otomatis maka langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.

1. Saat kita sedang mengetik atau mengambil sebuah referensi, maka halyang harus kita lakukan saat itu juga adalah menyimpan data referensi yang kita ambil, Misalnya penulis mengambil referensi dari buku (Berkhayal punya buku sendiri T.T)

“Hidup itu bukanlah saat kamu bisa memanfaatkan orang lain, bukan pula saat kamu dimanfaatkan orang lain. Namun Hidup sebenarnya adalah saat kamu bisa bermanfaat untuk orang lain (Santoso, 2016)."

Anggap saja kutipan diatas diambil dari sebuah buku, maka saat kita mengetik usahakan langsung menyimpan sumber bahan bacaanya.

Caranya:

- Klik “References” dan pilih “Manage Sources”.


- Setelah itu akan muncul kotak dialog. Lalu Klik New.



- Akan muncul kotak dialog berikutnya.



- Pada bagian “Type of Source” sesuaikan dengan sumber bahan bacaan yang teman-teman kutip. Lalu isi kolom-kolom yang ada sesuai yang dibutuhkan. Untuk penulisan Author atau nama penulis yang dikutip jika merasa bingung bisa teman-teman klik “Edit” yang terdapat pada bagian kanan kolom “Author”.



Setelah nama ditulis maka klik “Add” kemudian Klik “OK”

- Selanjutnya teman-teman akan kembali pada kolom “Create Source” seperti sebelumnya. Isi data selengkapnya. Jika sekiranya diinginkan penulisan secara terperinci maka centang bagian “Show All Bibliography Fields”. Maka kolom isian akan semakin lengkap.

- Berikut contoh yang penulis buat.



- Setelah itu klik OK. Maka akan jadi seperti kotak dibawah. Kemudian klik “Close”.



- Lakukan hal seperti diatas untuk semua sumber yang kita kutip. Untuk penyimpanan sumber bacaan sudah selesai. Langkah selanjutnya adalah pembuatan daftar pustakanya.

2. Tahap ini merupakan tahap terakhir yang cukup mudah. Kita masih menggunakan menu “References”.

- Siapkan halaman yang akan digunakan untuk meletakkan daftar pustakanya.

- Klik “References” dan pilih “Bibliography” dan pilih “Insert Bibiliography”



- Daftar pustaka sudah tersusun.

Lalu bagaimana jika ada kesalahan pada saat menginput data sumber bahan bacaan?

Jika hal seperti itu terjadi, maka teman-teman dapat melakukan editing atau menghapus sumber yang sudah dibuat tadi. Dengan cara Klik “References” dan Pilih “Manage Sources”



Pilih sumber yang akan kita edit atau kita hapus pada bagian “Master List” kemudian Klik “Delete” atau “Edit” sesuai kebutuhan teman-teman.


Mungkin itu yang bisa penulis suguhkan hari ini. Semoga bermanfaat.


Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis pada Lembar Kerja Microsoft Word

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh, 

Apa kabar teman pembaca? 

Semoga selalu dikaruniai kesehatan ya. Amin. 

Hari ini kita akan membahas tentang cara pembuatan daftar isi otomatis pada lembar kerja microsoft office word. 
Sebenarnya penulis sendiri hanyalah seorang pemula untuk bidang-bidang seperti ini, namun dengan pengalaman yang sedikit ini akan bermanfaat bila kita bisa berbagi. 

Dalam pembuatan buku, paper, makalah, laporan, hingga skripsi selalu ada dibutuhkan daftar isi untuk mempermudah pembaca menemukan bagian-bagian tertentu. Terkadang orang-orang yang tergolong baru mungkin menganggap pembuatan daftar isi merupakan bagian akhir atau lebih tepatnya bagian yang tidak terlalu difikirkan sehingga penulisannya kerapkali dibuat dengan cara manual. 

Penulisan daftar isi secara manual merupakan sebuah kerja yang bisa dibilang boros waktu karena harus kembali mengetik judul-judul besar dalam sebuah tulisan. Belum lagi jika ada halaman yang berubah. 

Lalu bagaimana solusinya???? 

Mungkin langsung saja ke intinya tentang pembuatan daftar isi otomatisnya. 

Hal-hal yang harus kita pahami sebelum pembuatan daftar isi otomatis ini adalah tentang “penggunaan sistem heading” dan “pembuatan halaman yang berbeda dalam satu lembar kerja”. 

Disini penulis tidak akan kembali menjelaskan dua materi tersebut. Jika teman-teman semua belum memahami fungsi heading dan pembuatan halaman silahkan teman-teman pembaca membuka kembali artikel di blog ini tentang Memanfaatkan Fungsi Heading dalam Menulis di Office Word dan Cara Membuat Halaman Dengan Huruf Romawi dan Angka dalam Satu Lembar Kerja. 

Baiklah langsung saja kita siapkan bahan-bahannya. Hahahahah (kayak mau masak aja ya) 

1. Buka lembar kerja teman-teman yang akan dibuat daftar isinya (Laporan, skripsi, buku, dsb). Pastikan sudah menggunakan fungsi heading dan sudah dibuat halaman. 

2. Posisikan kursor pada halaman yang ingin diletakkan daftar isi. Lalu klik “references” pilih “Table of Contents” lalu pilih “Insert Table of Contents”. 


Setelah itu akan mucul kotak dialog seperti dibawah. 


Tentukan jumlah level heading sesuai yang kita buat sebelumnya pada “Show levels” lalu klik “OK”. 

3. Taaaaaraaa. Daftar isi selesai beserta halamannya sekali.



Terus gimana kalau ada halaman yang berubah? 

Apakah harus diulang dari awal? 

Jawabannya tentu “Tidak”

Teman-teman cukup mengupdate dafta isinya. 

Caranya? 

- Klik kanan pada bagian daftar isi (Juga bisa melalui menu References-Table of Contents) 

- Klik Update Field 


Lalu akan muncul sebuah kotak dialog, Klik OK. 



Sekian lah yang bisa penulis sajikan. 

Kritik dan saran silahkan tinggalkan dikomentar untuk ilmu kita semua. 

Semoga bermanfaat. 

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh.

Cara membuat Halaman Dengan Huruf Romawi dan Angka dalam Satu Lembar Kerja

Assalamualaikum Warrahmatullah wabarakatuh. 

Halaman merupakan bagian penting dalam sebuah lembar kerja. Dengan adanya halaman, seseorang bisa lebih mudah mengetahui posisi sebuah judul bacaan dalam satu buku atau karya tulis lainnya. Halaman juga bisa dijadikan penanda bagi para pembaca-pembaca komik. 

Faktanya, dalam sebuah karya tulis (seperti buku) memiliki halaman yang banyak dan terdiri dari jenis angka yang berbeda (angka dengan huruf romawi pada bagian depan dan angka biasa pada isi buku). Mungkin jika dikerjakan pada lembar kerja yang berbeda hal itu tidak menjadi sebuah permasalahan. Namun bagaimana jika kita menginginkan semuanya tergabung dalam satu file? Mungkin bagi yang punya uang lebih tinggal minta ketikkan di tempat-tempat pengetikan, beres. Namun apakah selamanya kita mau menjadi orang yang bergantung? 

Apakah bisa? 

Apakah sulit? 

Bagaimana caranya? 

Hahahahaha. Tenang aja, dibawah ini nanti akan disajikan tutorial tentang pembuatan halaman dengan huruf romawi dan angka dalam satu lembar kerja. 

Cara-cara yang harus dikerjakan: 

1. Buka lembar kerja word yang akan dibuat halamannya (Misalnya skripsi, buku, atau semacamnya. 


2. Kemudian kilik insert dan pilih page number, maka akan keluar tampilan untuk menentukan posisi halaman sesuai keinginan kita. 


Disini penulis menggunakan posisi pada bagian pojok kanan bawah pada tiap lembar kerja. 


Maka akan muncul halaman pada lembar kerja seperti gambar dibawah. 


Semua halaman terdiri dari angka. Lalu bagaimana cara merubahnya menjadi huruf romawi? 

3. Sebenarnya untuk merubah format merupakan hal yang mudah, namun bila hal itu dilakukan maka secara keseluruhan halaman akan berubah format menjadi huruf romawi. Lalu solusinya? 

4. Dalam hal ini kita harus memisahkan setiap bab dengan menggunakan fungsi ‘next page’. Hal ini berguna agar format yang kita terapkan pada satu halaman kerja tidak berpengaruh terhadap halaman lainnya. Posisikan cursor pada tiap kepala bab yang akan dipisahkan, seperti kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, bab 1, bab 2, dan seterusnya yang dianggap penting untuk dipisahkan. Klik “Page Layout”pilih “Breaks” dan Pilih “Next Page”. 


5. Setelah halaman yang dirasa perlu untuk dipisahkan dibuat, maka saatnya untuk merubah format halaman. Double klik pada bagian halaman yang akan dirubah formatnya, lalu pih page number, disana teman-teman pilih bagian format page number. 


Maka akan muncul tampilan seperti berikut. 


Bagian pertama untuk merubah format huruf halaman, dan bagian kedua untuk membuat halaman dimulai dari huruf atau angka berapa. 


6. Setelah format dirubah, maka halaman yang kita pilih tadi sudah menggunakan huruf romawi sebagai angkanya. Lakukan hal yang sama untuk halaman berikutnya yang ingin kita rubah dan pastikan urutan halamannya dengan merubah “start at” pada gambar no 2 dibawah. 


7. Halaman dengan dua format dalam satu file sudah jadi, hal terakhir yang dibuat adalah menghilangkan halaman pada tiap bab/judul besar. Caranya Double klik pada bagian halaman yang akan dihilangkan. Pada bagian “Design” centang “Different First Page”. Maka halaman pada bagian awal bab akan menghilang sedangkan yang lainnya tetap ada. 




Itu tadi tutorial singkat tentang cara membuat halaman dengan huruf romawi dan angka dalam satu lembar kerja. 

Silahkan tinggalkan kritik dan saran di kolom komentar agar kita bisa saling melengkapi. 

Semoga bermanfaat. 

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh.

Memanfaatkan Fungsi Heading dalam Menulis di Office Word

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

Semoga teman-teman semua dalam keadaan sehat ya. Amiiiiin.


Hari ini penulis akan coba share informasi tentang penggunaan fungsi heading pada microsoft office word.




Berdasarkan pengalaman penulis sebelumnya, penggunaan heading dalam penulisan (artikel, laporan, buku, hingga skripsi) sangat penting.


Tanya kenapa???


Heading memiliki fungsi untuk mempermudah kita dalam menuju kesebuah bab maupun sub bab yang sudah kita buat diatas. Selain itu heading akan mempermudah pembuatandaftar isi otomatis dan pastinya tulisan kita jadi semakin rapi.

Siapapun akan lebih senang jika membaca tulisan yang lebih terstruktur dan rapi.

Langkah-langkah yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut.

1. Buka lembar kerja word teman-teman.


2. Setelah word dibuka, maka langkah berikutnya teman-teman silahkan mulai menulis (laporan, skripsi, buku, artikel dsb). Atau buka saja laporan yang sudah teman-teman buat.

 
3. Buat judul dan sub judul menggunakan heading (Heading 1, 2, 3. dst).



Caranya posisikan cursor pada judul bear tulisan teman-teman (Misalnya BAB 1, Bab 2, atau sebagainya). Kemudian Klik heading 1. Maka akan terjadi seperti gambar dibawah.



Lakukan hal yang sama untuk bab 2, bab 3, dan seterusnya.

4. Untuk merubah format tulisan pada heading ini caranya mudah, yaitu dengan klik kanan pada format heading. Lalu pilih modify.



Maka akan mucul tampilan seperti dibawah ini.



Silahkan rubah format tulisan seperti jenis huruf, ukuran, hingga warna tulisan.

5. Tahap berikutnya adalah format untuk sub babnya.

Cara membuat sub bab format hampir sama dengan tahap sebelumnya. Namun yang digunakan adalah heading 2 dan seterusnya (Misalnya: “1.1. Latar belakang”) menggunakan heading 2 dan sub bab dari heading 2 menggunakan heading 3 (Misalnya “4.2.1. Penilaian organoleptik”).

6. Untuk mengecek hasil heading yang sudah kita buat bisa dilihat langsung pada bagian kiri lembar kerja teman-teman. Caranya klik view dan centang kotak navigation pane.



Maka dibagian kiri lembar kerja akan muncul tampilan seperti gambar dibawah.





Itulah tutorial singkat tentang penggunaan heading. Penggunaan heading ini akan memudahkan kita dalam membuat daftar isi otomatis nantinya. Selain itu laporan yang dibuat akan lebih terstruktur dan rapi. InsyaAllah berikutnya penulis akan share tentang “cara membuat halaman dengan huruf romawi dan angka dalam satu lembar kerja” serta “cara membuat daftar isi otomatis”. Sekian info hari ini. Semoga bermanfaat.


Assalamualaikum.

Contoh Essay Untuk Beasiswa LPDP


AssalamualaikumWarrahmatullah Wabarakatuh.

Seperti apa yang dijanjikan sebelumnya, penulis akan memberikan contoh  essay yang merupakan salah satu syarat untuk beasiswa LPDP.

Bagi teman-teman pembaca mohon gunakan contoh ini hanya sebagai acuan, bukan untuk copy paste. segala sesuatu yang berasal dari hasil jerih payah kita sendiri insyaAllah hasilnya akan lebih nikmat dari pada menjiplak.

Langsung saja penulis sajikan essay berikut.

SUKSES TERBESAR DALAM HIIDUPKU

Hidup adalah sebuah perjalanan panjang yang didalamnya terdapat beragam kejutan. Ada yang mendefinisikan kejutan tersebut merupakan hal yang baik, adapula yang berkata sebaliknya. Namun, pada hakikatnya hal baik dan hal buruk selalu berjalan beriringan. Meskipun begitu, orang-orang biasanya baru merasakan hal baik setelah melewati hal-hal yang buruk. Ketika kita mampu bertahan dalam segala hal yang buruk, maka kita akan menikmati suatu pencapaian yang tak akan ternilai harganya. Orang-orang sering mengatakan pencapaian tersebut dengan kata sukses. Tentunya makna sukses tidaklah sesimple itu. Sukses diawali dengan niat untuk mencapai sesuatu. Niat yang kuat akan mendorong kita untuk terus berjuang meskipun jalan yang ditempuh harus berbeda dengan jalan orang lain.

Bukti nyata yang saya rasakan untuk mencapai kesuksesan tersebut sangatlah terasa. Saya berasal dari keluarga dengan ekonomi yang rendah. Keinginan untuk menggali ilmu dijenjang pendidikan tinggi terasa bagaikan menggapai bulan. Beruntung, saya memiliki hal yang sangat saya butuhkan saat itu yaitu tekat, semangat, dan dukungan dari orang-orang terdekat. Saya mencoba peruntungan dengan mengikuti jalur masuk PBUD sekaligus mendaftarkan diri dalam program beasiswa bidikmisi sebagai pendukung untuk masuk ke Universitas Riau. Namun nasib berkata lain, saya dinyatakan tidak lulus seleksi.

Sedih, mungkin itu adalah hal yang wajar dirasakan orang normal apabila mendapati sebuah kegagalan. Namun itu bukan alasan untuk membuat tekat saya terhenti. Sekali tekat itu tertanam maka harus ada realisasi sebagai perwujudan sebuah kesuksesan. Selanjutnya saya kembali mencoba peruntungan dengan mengikuti SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) tertulis dan pastinya masih mengikutsertakan pendaftaran beasiswa bidikmisi. Saya dinyatakan lulus seleksi masuk perguruan tinggi yang merupakan kesuksesan pertama saya dalam mewujudkan pendidikan ketingkat yang lebih tinggi. Perjuangan tidak berhenti disitu. Saya dihadapkan pada keadaan dimana saya harus melakukan pendaftaran ulang dengan biaya yang cukup besar. Sebagai orang yang tergolong ekonomi rendah, saya merasa sangat terbebani dengan biaya tersebut sedangkan pengumuman kelulusan beasiswa bidikmisi belum diterbitkan saat itu. Kembali semangat saya diuji, saya hampir putus asa menghadapi hal itu hingga pada akhirnya saya putuskan untuk menunda pendaftaran ulang tersebut sambil mencari uang untuk pendaftaran. Saya sempat menceritakan hal ini kepada wakil kepala sekolah saya saat SMA untuk mencari solusi. Alhasil, beliau pun langsung mencoba membantu saya untuk proses pendaftaran ulang. Beliau bersedia menandatangani surat perjanjian ketersediaan membiayai perkuliahan apabila nantinya saya dinyatakan tidak lulus beasiswa bidikmisi. Surat tersebutlah yang saya gunakan untuk melakukan pendaftaran ulang di universitas.

Perkuliahan pun dimulai, mulai saat itu saya bertekat untuk lulus dengan predikat cumlaude agar tidak mengecewakan orang-orang yang turut memberikan bantuannya. Sukses kedua yang saya dapatkan adalah ketika nama saya terlampir sebagai salah satu penerima beasiswa bidikmisi. Kesuksesan tersebut juga merupakan awal lahirnya kesuksesan selanjutnya yang saya dapatkan, yaitu lulus jenjang perguruan tinggi dengan predikat cumlaude sesuai dengan harapan.

Sukses merupakan hasil manis yang didapatkan setelah melakukan perjuangan panjang. Semakin tinggi tingkat kesuksesan yang kita inginkan, maka cobaan yang akan kita dapatkan akan semakin berat. Saat ini saya sedang mempersiapkan kesuksesan berikutnya yaitu melanjutkan studi S2 dengan beasiswa.

Bersyukur, Berusaha, dan Berdoa merupakan rumus ideal untuk mencapai itu semua sehingga dapat disimpulkan bahwa sukses terbesar dalam hidup yang saya alami adalah saat saya mampu melewati cobaan yang menghadang dan tetap istiqomah untuk terus mencoba. .


Itu lah contoh essay yang pernah saya buat. semoga bermanfaat

Sekilas Tentang Kehidupan Penulis

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh.

Setiap orang tentu memiliki angan-angan menjadi pribadi yang sukses. tidak terkecuali penulis sendiri. Namun tidak semua yang diinginkan itu bisa terwujud dengan mudah, bahkan lebih buruknya mungkin tidak terwujud. Namun perlu kita pahami bahwa hidup ini tak semata-mata berdiri pada satu pilihan. ketika kita terbentur pada satu pilihan, maka Allah sudah menyiapkan kita pada pilihan lain yang mungkin lebih baik. mungkin itulah yang dirasakan penulis saat ini.

Penulis ingin berbagi pengalaman agar kita semua tidak selalu merasa terbebani dengan keadaan kita yang mungkin tidak seberuntung orang diluar sana.

Dulu penulis menginginkan untuk lanjut studi ke jenjang sekolah tinggi, namun karena kendala biaya harapan tersebut pupus. Merasa semua yang dilakukan sia-sia????? hahahah

Tapi Allah berkehendak lain, ada jalan untuk orang yang memiliki keinginan keras. dengan berbagai usaha dan doa akhirnya ada sebuah jalur yang bisa diikuti penulis agar bisa melanjutkan studi kejenjang perguruan tinggi. "BIDIK MISI" sebuah beasiswa pemerintah yang sangat membantu sehingga penulis mampu meraih gelar sarjana perikanan (S.Pi) untuk saat ini. Dari hal tersebut setidaknya terpendam perjuta pengalaman yang bisa dirasakan didalamnya. 

Alhamdulilah kini penulis telah memiliki pekerjaan yang cukup. Namun satu hal yang ingin ditekankan bahwa apapun pekerjaannya kerjakan lah dengan sukacita. rezeki sudah diatur sama yang maha kuasa. Kita sebagai mahkluk harus selalu bersyukur.

Ingin rasanya kembali merasakan nikmatnya belajar menjadi mahasiswa, tentunya kejenjang yang lebih tinggi. semoga itu semua bisa tercapai.

Ada sebuah beasiswa yang sempat ingin dicoba oleh penulis, yaitu beasiswa LPDP, segala syarat telah disiapkan, namun masih terkendala pada satu syarat. apa itu??? jawabannya TOEFL, sebuah momok bagi kalangan yang kurang meminati bahasa inggris seperti penulis. (Tapi gak tau kedepannya gimana ya) hahahaha.

Semoga saja ada jalan keluarnya.
Artikel berikutnya penulis akan coba share essay yang sudah dibuat sebagai salah satu syarat untuk beasiswa LPDP. semoga saja itu bisa dimanfaatkan dengan baik. Amin.

Maaf ya jadi curhat. heheheh.
Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh.

Buat hidupmu lebih berharga dengan berfikir secara sederhana
"For Simple Thinking"