Contoh Essay Untuk Beasiswa LPDP

07.15 Unknown 0 Comments


AssalamualaikumWarrahmatullah Wabarakatuh.

Seperti apa yang dijanjikan sebelumnya, penulis akan memberikan contoh  essay yang merupakan salah satu syarat untuk beasiswa LPDP.

Bagi teman-teman pembaca mohon gunakan contoh ini hanya sebagai acuan, bukan untuk copy paste. segala sesuatu yang berasal dari hasil jerih payah kita sendiri insyaAllah hasilnya akan lebih nikmat dari pada menjiplak.

Langsung saja penulis sajikan essay berikut.

SUKSES TERBESAR DALAM HIIDUPKU

Hidup adalah sebuah perjalanan panjang yang didalamnya terdapat beragam kejutan. Ada yang mendefinisikan kejutan tersebut merupakan hal yang baik, adapula yang berkata sebaliknya. Namun, pada hakikatnya hal baik dan hal buruk selalu berjalan beriringan. Meskipun begitu, orang-orang biasanya baru merasakan hal baik setelah melewati hal-hal yang buruk. Ketika kita mampu bertahan dalam segala hal yang buruk, maka kita akan menikmati suatu pencapaian yang tak akan ternilai harganya. Orang-orang sering mengatakan pencapaian tersebut dengan kata sukses. Tentunya makna sukses tidaklah sesimple itu. Sukses diawali dengan niat untuk mencapai sesuatu. Niat yang kuat akan mendorong kita untuk terus berjuang meskipun jalan yang ditempuh harus berbeda dengan jalan orang lain.

Bukti nyata yang saya rasakan untuk mencapai kesuksesan tersebut sangatlah terasa. Saya berasal dari keluarga dengan ekonomi yang rendah. Keinginan untuk menggali ilmu dijenjang pendidikan tinggi terasa bagaikan menggapai bulan. Beruntung, saya memiliki hal yang sangat saya butuhkan saat itu yaitu tekat, semangat, dan dukungan dari orang-orang terdekat. Saya mencoba peruntungan dengan mengikuti jalur masuk PBUD sekaligus mendaftarkan diri dalam program beasiswa bidikmisi sebagai pendukung untuk masuk ke Universitas Riau. Namun nasib berkata lain, saya dinyatakan tidak lulus seleksi.

Sedih, mungkin itu adalah hal yang wajar dirasakan orang normal apabila mendapati sebuah kegagalan. Namun itu bukan alasan untuk membuat tekat saya terhenti. Sekali tekat itu tertanam maka harus ada realisasi sebagai perwujudan sebuah kesuksesan. Selanjutnya saya kembali mencoba peruntungan dengan mengikuti SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) tertulis dan pastinya masih mengikutsertakan pendaftaran beasiswa bidikmisi. Saya dinyatakan lulus seleksi masuk perguruan tinggi yang merupakan kesuksesan pertama saya dalam mewujudkan pendidikan ketingkat yang lebih tinggi. Perjuangan tidak berhenti disitu. Saya dihadapkan pada keadaan dimana saya harus melakukan pendaftaran ulang dengan biaya yang cukup besar. Sebagai orang yang tergolong ekonomi rendah, saya merasa sangat terbebani dengan biaya tersebut sedangkan pengumuman kelulusan beasiswa bidikmisi belum diterbitkan saat itu. Kembali semangat saya diuji, saya hampir putus asa menghadapi hal itu hingga pada akhirnya saya putuskan untuk menunda pendaftaran ulang tersebut sambil mencari uang untuk pendaftaran. Saya sempat menceritakan hal ini kepada wakil kepala sekolah saya saat SMA untuk mencari solusi. Alhasil, beliau pun langsung mencoba membantu saya untuk proses pendaftaran ulang. Beliau bersedia menandatangani surat perjanjian ketersediaan membiayai perkuliahan apabila nantinya saya dinyatakan tidak lulus beasiswa bidikmisi. Surat tersebutlah yang saya gunakan untuk melakukan pendaftaran ulang di universitas.

Perkuliahan pun dimulai, mulai saat itu saya bertekat untuk lulus dengan predikat cumlaude agar tidak mengecewakan orang-orang yang turut memberikan bantuannya. Sukses kedua yang saya dapatkan adalah ketika nama saya terlampir sebagai salah satu penerima beasiswa bidikmisi. Kesuksesan tersebut juga merupakan awal lahirnya kesuksesan selanjutnya yang saya dapatkan, yaitu lulus jenjang perguruan tinggi dengan predikat cumlaude sesuai dengan harapan.

Sukses merupakan hasil manis yang didapatkan setelah melakukan perjuangan panjang. Semakin tinggi tingkat kesuksesan yang kita inginkan, maka cobaan yang akan kita dapatkan akan semakin berat. Saat ini saya sedang mempersiapkan kesuksesan berikutnya yaitu melanjutkan studi S2 dengan beasiswa.

Bersyukur, Berusaha, dan Berdoa merupakan rumus ideal untuk mencapai itu semua sehingga dapat disimpulkan bahwa sukses terbesar dalam hidup yang saya alami adalah saat saya mampu melewati cobaan yang menghadang dan tetap istiqomah untuk terus mencoba. .


Itu lah contoh essay yang pernah saya buat. semoga bermanfaat

You Might Also Like

0 komentar: